Selasa, 06 Januari 2015

MAKALAH ILMU SOSIAL DASAR 1 (Ilmu Sosial Dasar)

Ilmu Sosial Dasar
A.           Pengertian Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia tentang masalah sosial, dan juga membicarakan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Khususnya kehidupan masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian. Ilmu sosial bukanlah suatu bidang keahlian ilmu-ilmu sosial tertentu, tetapi berasal berbagai bidang pengetahuan dalam berbagai ilmu-ilmu sosial seperti, sosiologi, sejarah , antropologi, psikologi sosial.
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :
1.         Kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
2.         Konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
3.         Masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.

B.            Perbedaan Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
Penduduk masyarakat dan kebudayaan, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu, sedangkan masyarakat menurut R. Linton adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. Ini berarti masyarakat akan terbentuk bila ada penduduknya sehingga tidak mungkin akan ada masyarakat tanpa penduduk, masyarakat terbentuk karena adanya penduduk.
Pertambahan penduduk pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor – faktor demografi sebagai berikut :
1.         Kematian (Mortalitas)
2.         Kelahiran (Natalitas)
3.         Migrasi (Mobilitas)

Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami. Di dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate adalah ukuran frekuensi suatu penyakit atau peristiwa/kejadian tertentu yang terjadi pada suatu populasi selama periode waktu tertentu, dibandingkan dengan jumlah penduduk yang menanggung resiko tersebut. Kelahiran bersifat menambah,kematian bersifat mengurangi dan mingrasi dapat bersifat menambah(migrasi masuk) dan dapat pula bersifat mengurangi (mingrasi keluar). untuk banyak negara ,termasuk indonesia,pertumbuhan penduduk di tentukan oleh kelahiran dan kematian,karena mingrasi masuk dan migrasi keluar terlalu kecil sehingga bisa diabaikan.
Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain. Dalam Ilmu Sosial Dasar yang harus diteliti ruang lingkup individu dan kelompok seperti keluarga.

1.    Individu
Individu adalah bagian atau satuan terkecil yang perseorangan dari suatu kelompok masyarakat. Pertumbuhan adalah perubahan besar, ukuran atau jumlah dalam suatu bentuk untuk pengukuran. Dan pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu yang dapat dihitung dari jumlah individu sebuah populasi.

2.    Keluarga
Ada beberapa fungsi yang dijalankan dalam keluarga :
1.    Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
2.    Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
3.    Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
4.    Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
5.    Fungsi Sosialisasi. Tugas keluarga untuk membina sosialisasi pada anak, membentuk norma-norma tingkah laku dan meneruskan nilai-nilai budaya.

Pengertian dari fungsi-fungsi keluarga adalah suatu tugas atau pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam keluarga untuk tujuan yang positif. Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.

Makna Individu adalah manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya dengan mata, telinga, tangan, kemauan, dan perasaan saja. Dalam kegembiraannya manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ia mempunyai rasa keindahan, dalam individunya.

Makna Masyarakat adalah makna masyarakat termasuk juga dengan pengertian dari masyarakat tersebut yaitu merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara berbagai individu. Dari segi pelaksanaan, yang bermaksud untuk sesuatu yang dibuat atau tidak dibuat oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.

Makna Keluarga adalah makna keluarga termasuk juga dengan pengertian keluarga yg saya ketahui seperti betikut yang terdiri dari Ayah, ibu dan anak serta bebarapa orang lain yang masih terikat dalam hubungan darah dan saling ketergantungan atau membutuhkan satu sama lain.

C.           Ruang Lingkup
Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-masalah sosial. Untuk dapat memecahkan masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengindentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu :
1.    Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2.    Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
3.    Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan.

D.           Hubungan Desa-kota, Hubungan Pedesaan-Perkotaan
Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komonitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara keduanya terdapat hubungan yang erat. Bersifat ketergantungan, karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan bahan pangan seperti beras sayur mayor, daging dan ikan.

Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi bagi jenis jenis pekerjaan tertentu dikota. Contohnya buruh bangunan dalam proyek proyek perumahan. Proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan. Mereka ini biasanya adalah pekerja pekerja musiman. Pada saat musim tanam mereka, sibuk bekerja di sawah. Bila pekerjaan dibidang pertanian mulai menyurut, sementara menunggu masa panen mereka merantau ke kota terdekat untuk melakukan pekerjaan apa saja yang tersedia.
Hubungan kota-desa cenderung terjadi secara alami yaitu yang kuat akan menang, karena itu dalam hubungan desa-kota, makin besar suatu kota makin berpengaruh dan makin menentukan kehidupan perdesaan.
Secara teoristik, kota merubah atau paling mempengaruhi desa melalui beberapa cara, seperti:
1.    Ekspansi kota ke desa, atau boleh dibilang perluasan kawasan perkotaan dengan merubah atau mengambil kawasan perdesaan. Ini terjadi di semua kawasan perkotaan dengan besaran dan kecepatan yang beraneka ragam;
2.    Inovasi kota, pembangunan kota baru seperti misalnya Batam dan banyak kota baru sekitar Jakarta merubah perdesaan menjadi perkotaan. Penetrasi kota ke desa, masuknya produk, prilaku dan nilai kekotaan ke desa. Proses ini yang sesungguhnya banyak terjadi;
3.    Ko-operasi kota-desa, pada umumnya berupa pengangkatan produk yang bersifat kedesaan ke kota. Dari keempat hubungan desa-kota tersebut kesemuanya diprakarsai pihak dan orang kota. Proses sebaliknya hampir tidak pernah terjadi, oleh karena itulah berbagai permasalahan dan gagasan yang dikembangkan pada umumnya dikaitkan dalam kehidupan dunia yang memang akan mengkota.

Perbedaan antara desa dan kota :
Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan (rural community) dan masyarakat perkotaan (urban community). Menurut Soekanto (1994), perbedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat sederhana, karena dalam masyarakat modern, sekecilnya-kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota.

Kita dapat membedakan antara masya-rakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, dengan fungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan “berlawanan” pula. Perbedaan ciri antara kedua sistem tersebut dapat diungkapkan secara singkat menurut Poplin (1972) sebagai berikut: Warga suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam ketimbang hubungan mereka dengan warga masyarakat pedesaan lainnya. Sistem kehidupan biasanya berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan (Soekanto, 1994). Selanjutnya Pudjiwati (1985), menjelaskan ciri-ciri relasi sosial yang ada di desa itu, adalah pertama-tama, hubungan kekerabatan.

Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Dengan melihat perbedaan perbedaan yang ada mudah mudahan akan dapat mengurangi kesulitan dalam menentukan apakah suatu masyarakat dapat disebut sebagi masyarakat pedeasaan atau masyarakat perkotaan.
Ciri ciri tersebut antara lain :
  • Jumlah dan kepadatan penduduk
  • Lingkungan hidup
  • Mata pencaharian
  • Corak kehidupan social
  • Stratifiksi social
  • Mobilitas social
  • Pola interaksi social
  • Solidaritas social
  • Kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional.

E.            Pembaruan (Inovasi)
Inovasi adalah suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru, sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. Suatu proses inovasi tentu berkaitan  penemuan baru dalam teknologi, yang biasanya merupakan suatu proses sosial yang melalui tahap discovery dan invension.

Pendorong penemuan baru. Faktor-faktor yang menjadi pendorong bagi seorang individu untuk memulai serta mengembangkan penemuan baru adalah (1) kesadaran akan kekurangan dalam kebudayaan; (2) mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan; (3) sistem perangsang bagi kegiatan mencipta. Penemuan baru sering kali terjadi saat ada suatu krisis masyarakat, dan suatu krisis terjadi karena banyak orang merasa tidak puas karena mereka melihat kekurangan-kekurangan yang ada di sekelilingnya.

Dengan demikian proses inovasi itu merupakan suatu proses evolulusi juga. Bedanya ialah bahwa dalam proses inovasi  para individu berperan secara aktif, sedangkan dalam proses evolusi para individu itu pasif, bahkan seringkali negatif.

F.            Pola Pikir Manusia
Setiap manusia pasti memiliki pola pikir dan cara pandang tentang segala hal, karena pada setiap manusia dilengkapi dengan akal. Pola pikir membentuk kepribadian yang sangat unik dalam hidup manusia. hal ini terutama terlihat dalam  pola kita menentukan cita-cita, impian dan tujuan hidup.

Proses pembentukan kerangka berpikir dimulai sejak bayi dalam kandungan. Dengan bertambahnya usia bertambah pula informasi yang masuk ke dalam pikiran. Berapa banyak informasi yang masuk ke dalam pikiran ketika seseorang sudah remaja, pemuda, dewasa, orang tua dan nenek-kakek- kita tidak tahu.

Informasi yang masuk ke dalam pikiran pun beragam,  mulai dari pengalaman diasuh oleh ibu, dididik orang tua, dididik oleh guru di taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, dan kampus. Bukan hanya itu saja, masih ada pengalaman-pengalaman unik dalam hidup kita seperti rasa cinta, kerugian , atau  kecelakaan. Secara tidak langsung pengalaman – pengalaman kita membentuk pola pikir kita.

Pola pikir itu sendiri dapat timbul dengan sendirinya ketika manusia itu terbentur oleh suatu permasalahan yang akhirnya menyebabkan terbentuk karakternya oleh permasalahannya itu sendiri. Sehingga manusia itu memiliki langkah atau antisipasi yang bermacam – macam dalam menyikapi setiap permasalahan tersebut yang akan terekam sebagai suatu pengalaman.

Informasi yang masuk ke dalam pikiran membentuk ragam pola dalam pikiran. Besarnya pola tergantung dari berapa sering informasi masuk ke dalam pikiran dan berapa dalam kesan yang diberikannya. Semakin sering atau semakin berkesan sebuah informasi semakin kuat pola pikir yang dibentuk.

Kuat atau besarnya pola pikir kita akan berpengaruh terhadap informasi-informasi yang datang di kemudian hari. akan ada informasi yang ditolak dan diterima dan ini tergantung dari pola yang dominan dalam pikiran kita. Pola yang dominan inilah salah satu penyebab utama mengapa muncul perbedaan pendapat atau perdebatan dalam percakapan, diskusi atau rapat.

Pandangan – pandangan hidup pada dasarnya terbentuk oleh beberapa faktor yang sangat dominan mempengaruhi manusia, antara lain :
  1. Cita –  cita
  2. Pengalaman
  3. Pendidikikan
  4. Pergaulan
Keempat faktor tersebut merupakan faktor yang membentuk dan mempengaruhi pola pikir, kedewasaan dan pandangan hidup seseorang.



G.           Hubungan Manusia Dengan Akal Pikiran, Jasmani, dan Rohani
Akal adalah suatau oeralatan rohaniah manusia yang berfungsi untuk membedakan yang salah satu dan yang benar serta menganalisi sesuatu yang kemampuannya tergantung pengalaman dan tingkat pendidikan pemiliknya. Akal berfungsi untuk mengigat, menyimpulkan, menganalisa, menilai apakah sesuai benar atau alah.

Jasmani adalah berhubungan dengan kesehatan dan rekreai fisik, yang memberi kesanggupan untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembeda fiik yang layak.

Rohani adalah sesuatu hal yang berasa diatas moral. Rohani dikaitkan dengan hati, kalbu, jiwa, mental, fikiran dan sebagainya yang mewujudkan sebagai suatu unsur peribadi manusia yang paling unik yang tidak dapat dilihat oleh pancaindera. Tetapi gejala dalam kerjanya dapat dirasakan misalnya: menangkap dan menyimpan pengertian, mengingat, berfikir, berkemahuan, rindu, sedih, gembira dan sebagainya.  Jika seseorang sehat rohaninya ia akan memiliki kemampuan beramal yang tinggi, gairah bekerja dan bersemangat untuk maju dalam kebaikan. Sebaliknya orang yang mengidap penyakit rohani akan memperlihatkan kemundurannya dalam kemampuan bekerja, hilang gairah dan semangatnya untuk maju. Yang menonjol hanyalah kelemahan dan kemalasan.






DAFTAR PUSTAKA


Kamis, 12 Juni 2014

Resensi film tentang Hak Asasi Manusia

Denias
Senandung di Atas Awan



Sutradara                     : John de Rantau
Produser                      : Nia Zulkarnaen
                                      Ari Sihasale
Penulis                         : Jeremias Nyayangoen
                                      Monty Tiwa
Pemeran                      : Albert Thom Joshua Fakdawer
                                      Ari Sihasale
                                      Nia Zulkarnaen
                                      Marcella Zalianty
                                      Michael Jsakarimilena
                                      Mathias Muchus
                                      Audrey Papilaya

Salah satu film yang menceritakan Hak Asasi Manusia adalah Denias "Senandung di Atas Awan". Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang anak suku pedalaman Papua yang bernama Denias untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Seluruh setting lokasi dilakukan di pulau Cendrawasih ini. Cerita dalam film ini merupakan adaptasi dari kisah nyata seorang anak Papua yang bernama Janias. Dalam film ini juga dapat kita lihat keindahan provinsi Papua yang berhasil direkam dengan begitu indahnya. Selain itu kesulitan dan perjuangannya dalam meraih cita-citanya pun tergabar dan diceritakan dengan baik di dalam film ini
            Film Denias dikemas sederhana, dengan bahasa sederhana, bercerita tentang kisah nyata seorang anak yang sangat ingin bersekolah. Denias (Albert Fakdawer) anak seorang petani di daerah pelosok di pulau Papua di desa Arwanop. Denias kehilangan ibunya yang meninggal akibat kebakaran yang menimpa dirumahnya. Pada  malam sebelum kematian ibunya, ia sempat berpesan kepada Denias “Sekolahlah Denias. Kalau kamu pintar gunung pun takut sama kamu”. Ini adalah kata kunci dari film ini, kata yang sederhana tapi berbobot dan filosofis.
        Ada dua tokoh lagi yang membuat Denias semakin bertekat dan memperjuangkan keinginannnya untuk bersekolah yaitu figur Pak Guru (Mathias Muchus) dan seorang TNI yang menjadi sahabatnya Maleo (Ari Sihasaleh) yang menjadi guru sementara ketika Pak Guru harus pulang ke Jawa di desa Arwanop itu. Maleo sempat mengajari Denias pengetahuan akan kepulauan Indonesia, Maleo pun membuatkan puzzle peta kepulauan Indonesia untuk Denias.
            Satu pesan penting dari Maleo yan diingat  Denias adalah sekolah bias dilakukan di mana saja. Maleo juga mengatakan, di balik gunung ada sekolah dengan fasilitas yang bias dijadikan tempat untuk Denias meneruskan sekolahnya. Dengan fasilitas ala-kadarnya Maleo mengajar anak-anak daerah terpencil ini dengan pengetahuan-pengetahuan dasar. Namun sayang persahabatan antara Denias dan Maleo harus berakhir karena Maleo ditugaskan di tempat lain.
            Ayah Denias tidak begitu memahami keinginan anaknya untuk bersekolah, ia pikir cukuplah Denias menjadi seperti dirinya. Namun pesan sang ibu selalu mengiang-ngiang bahwa “gunung takut sama orang pintar”. Maka, Denias pun akhirnya bertekat untuk memperjuangkan haknya untuk bersekolah di tempat yang memiliki fasilitas yang layak. Akhirnya Denias pergi dari desanya, melintasi gunung mencapai kota untuk mana ia dapat bersekolah. Disinilah kisah petualangan Denias mengarungi hutan dan sungai-sungai. Denias yang penuh harapan melakukan perjalanannya dengan gembira sambil bernyanyi atau  bersenandung seperti judul filmnya.
            Akhirnya Denias menemukan sebuah sekolah dasar seperti yang pernah diceritakan Maleo, dan disitu ia bertemu dengan anak gelandangan yang  bernama Enos. Denias pun berteman dengan Enos dan berbagi cerita, ia menyatakan keinginannya untuk masuk ke sekolah itu. Enos mengatakan itu sesuatu yang tidak mungkin karena Denias tidak mempunyai orang yang bisa membiayainya masuk ke sekolah itu. Lama kelamaan ia memberanikan diri bicara dengan salah satu guru untuk menyatakan keinginannya. Denias diarahkan untuk menemui Ibu Gembala (Marcella Zalianty), melihat kegigihan Denias dan juga kepandaiannya, ibu Gembala mau memperjuangkannya untuk bisa sekolah sekaligus diterima di asrama sekolah yang dikelola oleh pengurus asrama yang diperankan oleh Nia Zulkarnaen. Akhirnya keinginan Denias untuk dapat bersekolah di tempat yang layak dapat terwujud.

Resensi film tentang Nasionalisme

KING (2009)



Sutradara                     : Ari Sihasale
Produser                      : Ari Sihasale
Penulis                         : Dirmawan Hatta
Pemeran                      : Rangga Raditya
                                      Lucky Martin
                                      Surya Saputra
                                      Mamiek Prakoso
                                      Ariyo Wahab
                                      Wulan Guritno
                                      Aa Jimmy
                                      Valerie Thomas
                                      Jonatan Chistie

Nun jauh di pelosok, di Jampit, salah satu kelurahan di Banyuwangi, cerita ini berasal. Adalah Pak Tejo (Mamik Prakoso) yang memiliki anak semata wayang bernama Guntur (Rangga Raditya). Pak Tejo sangat tergila-gila pada olah raga bulutangkis hingga hampir seluruh hidupnya ‘mengabdi’ untuk bulutangkis. Mulai dari menjadi komentator pertandingan tepok bulu di kampungnya, menjadi pengumpul bulu untuk dijual di sentra pembuatan kok, memakai jaket bertuliskan Indonesia setiap hari, hingga mendidik anaknya untuk bisa menjadi pemain bulutangkis yang hebat, seperti King-Liem Swie King idolanya.

Sebuah keinginan mulia. Pak Tejo mendidik Guntur dengan keras, scot jam, lari keliling hingga memarahinya jika kalah dalam pertandingan. Guntur yang merasa semua yang ayahnya lakukan adalah tindakan yang sewenang-wenang, semua yang dilakukannya adalah hukuman. Guntur memberontak dalam diamnya. Karena dia tahu ayahnya adalah keluarga satu-satunya, Ibunya sudah meninggal. Jadi sedapat mungkin Guntur jarang membantah kata-kata ayahnya meskipun dalam hati dia sangat kesal.
Dalam sebuah pertandingan antar sekolah, Guntur yang tidak punya raket, tiba-tiba saja diberi raket oleh Raden sahabatnya, yang mengatakan bahwa raket tersebut dipinjami oleh Raino (Aryo Wahab) yang juga pemain badminton tingkat kampung. Gunturpun akhirnya bisa bertanding dan menang, sayang raketnya rusak. Waktu pulang dia sangat sedih dan berpikir untuk mengganti senar raket dengan senar lain, mengingat itu bukanlah raket pribadi tetapi raket milik orang lain. Segala cara dikerahkan mulai mengganti dengan senar gitar hingga mencuri senar balon…yang akhirnya membuahkan hukuman baginya.
Sebuah keluarga kecil datang di desa itu. Seorang Ibu muda (Wulan Guritno) dan seorang anaknya yang bernama Michelle. Singkat cerita si Michelle yang satu sekolah SD dengan Guntur dan Raden menjadi sahabat mereka berdua.
Prestasi di bidang bulutangkis Guntur sempat diwarnai dengan percekcokan dengan ayahnya hingga tidak bicara beberapa hari karena Guntur berpendapat ayahnya tidak pernah perhatian, tidak pernah memikirkan bagaimana dia dan perjuangannya juga marah karena latihan-latihannya. Namun setelah Raino memberi tahu bahwa ayahnyalah yang meminjam raket untuk pertandingan dan sangat perhatian padanya, Guntur akhirnya luluh.
Raden sahabatnya, yang mengetahui ada club bulutangkis di kelurahan lain yang agak jauh (setelah menguntit ayah Guntur menjual bulu) melihat ada pengumuman penerimaan siswa baru. Terbersit di benaknya, pasti Guntur akan senang jika bisa ikut latihan di situ. Masalahnya hanya satu; untuk ikut latihan harus bayar, sementara dia uang dari mana?
Michelle yang akhirnya jadi teman berunding menyetujui untuk mencari uang dengan cara ngamen di pertunjukan keliling. Uangpun didapat, dan Raden mendaftarkann diri dengan nama Guntur untuk bisa ikut latihan di situ. Setelah beberapa lama Guntur yang asli datang ke sana untuk menemui Raden yang sedang latihan dikarenakan nenek Raden bilang kalau Raden setiap hari latihan dengan marah-marah padanya. Mengetahuinya, Raden akhirnya menyerahkan latihan itu pada Guntur yang asli.
Guntur akhirnya ikut club bulutangkis beneran….setiap hari menempuh perjalanan yang jauh dengan sepeda, hingga pulang malam setiap habis latihan. Saat yang mendebarkan akhirnya datang juga, apalagi kalau bukan pemilihan atlit untuk dikirim ke PB Djarum, ke tempat Liem Swie King berlatih dahulu dan mengantarkannya menjadi juara mengharumkan nama bangsa….akankah Guntur terpilih?!

Resensi film tentang Ketahanan Nasional

Olympus Has Fallen (2013)



Sutradara         :  Antoine Fuqua
Produser          :  Gerard Butler
                          Alan Siegel
                          Mark Gill
Penulis             :  Creighton Rothenberger
                          Katrin Benedikt
Pemeran Film :
·         Gerard Butler sebagai Mike Banning, mantan anggota Resimen Ranger ke-75 dan sekarang agen Dinas Rahasia.
·         Aaron Eckhart sebagai Presiden Benjamin Asher
·         Morgan Freeman sebagai Pembicara Allan Trumbull
·         Angela Bassett sebagai Lynne Jacobs, Direktur Dinas Rahasia
·         Rick Yune sebagai Kang Yeonsak, seorang teroris Korea Utara menyamar sebagai pembantu menteri Korea Selatan.
·         Dylan McDermott sebagai Dave Forbes, mantan agen Dinas Rahasia sekarang bekerja untuk detail keamanan swasta Perdana Menteri Korea Selatan.
·         Finley Jacobsen sebagai Connor Asher, anak Benjamin dan Margaret Asher
·         Melissa Leo sebagai Menteri Pertahanan Ruth McMillan
·         Radha Mitchell sebagai Leah Banning, seorang perawat dan istri Mike.
·         Robert Forster sebagai Jenderal Angkatan Darat AS Edward Clegg, Kepala Staf Angkatan Darat.
·         Cole Hauser sebagai Agen Roma, agen Dinas Rahasia.
·         Ashley Judd sebagai Margaret Asher, Ibu Negara Amerika Serikat.
·         Phil Austin sebagai Wakil Presiden Charlie Rodriguez.
·         James Ingersoll sebagai Laksamana Nathan Hoenig, Ketua Kepala Staf Gabungan.
·         Freddy Bosche sebagai Diaz.
·         Lance Broadway sebagai Agen O'Neil, anggota detail keamanan Presiden.
·         Tory Kittles sebagai Agen Jones, anggota detail keamanan Presiden.
·         Sean O'Bryan sebagai Ray Monroe, Wakil Penasehat Keamanan Nasional.
·         Keong Sim sebagai Perdana Menteri Korea Selatan Lee Tae-Woo.
·         Kevin Moon sebagai Cho.
·         Malana Lea sebagai Lim, pengikut wanita Kang yang menjabat sebagai ahli teknis dari kelompok.
·         Sam Medina sebagai Yu.

Film ini tentang Kang, seorang teroris dan buronan dunia yang berasal dari Korea Utara dan menyekap pejabat-pejabat penting Amerika Serikat termasuk Asher, Presiden USA saat itu. Asher disandera bersama Menteri Pertahanan, Laksamada Hoenig, dan dua pejabat lainnya.


Hari itu, Kang tiba-tiba membom kawasan White House dan menyebabkan warga sekitar terluka hingga tewas. White House yang saat itu sedang ditinggali oleh Asher dan pejabat-pejabat tersebut akhirnya dibawa oleh anak buah Kang ke sebuah bunker rahasia di dalam White House. Anak Asher, Connor, kabur tanpa sepengetahuan Kang dan bersembunyi di dalam dinding di kamar Lincoln.


Kemudian Mike Bannings, yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian segera memasuki White House dengan sangat hati-hati agar tidak ketahuan oleh anak buah Kang yang berjaga di setiap sudut White House. Mike Bannings adalah seorang agen kepolisian yang dulu merupakan anggota perlindungan Presiden dan salah satu agen terbaik yang dimiliki Amerika. Namun belakangan ia selalu diremehkan karena pernah gagal menyelamatkan istri Asher yaitu si first lady.


Juru bicara Kepresidenan, yang diperankan oleh Morgan Freeman, akhirnya menjadi Presiden USA sementara dan bertugas untuk menyelamatkan orang-orang di dalam White House tersebut. Kang menyandera mereka dengan misi mendapatkan kode Cerberus. Cerberus adalah nuklir mutakhir milik Amerika yang sangat canggih dan berbahaya namun disalahgunakan oleh Kang sehingga nantinya Cerberus akan menargetkan nuklirnya ke Amerika sendiri. Kang sangat benci dengan Amerika dan ia melabelkan dirinya membela keadilan. Kode tersebut dipegang oleh Presiden Amerika, Menteri Pertahanan, dan Laksamada Hoenig.


Kang terhubung dengan Jubir Presiden dan diam-diam Jubir Presiden juga terhubung dengan Bannings. Kang membunuh Perdana Menteri Korea Utara dengan tujuan memberi tahu USA bahwa ia tidak segan-segan membunuh Asher jika keinginannya tidak dipenuhi.


Laksamada Hoenig memberikan kode Cerberusnya dan kemudian Bannings menemukan Connor. Connor terselamatkan dan Bannings meneruskan misinya untuk menyelamatkan Presiden USA.


Ternyata, Kang dibantu oleh mantan Secret Service, salah seorang teman Bannings yang berkhianat dari negaranya sendiri. Untungnya Bannings bisa membunuh temennya yang pengkhianat itu. Satu persatu kode Cerberus terbuka dan akhirnya Kang membunuh semua sanderanya kecuali Asher. Sebelumnya, dia ingin membunuh Menteri Pertahanan didepan White House namun ternyata Bannings menggagalkan rencana itu sehingga Menteri Pertahanan akhirnya bisa kabur dan selamat.


Karena 3 kode Cerberus sudah terbuka, militer-militer udara dalam 6 pesawat tempur USA menyerbu White House namun malah diserang balik sama Cerberus itu. Lalu Bannings melawan Kang dan Kang tewas. Disini, Asher yang terluka tidak membuat apa-apa kecuali menunggu Bannings menyelamatkannya. Padahal mah plis deh masa ngurus luka doang gak bisa.


Akhirnya, Asher dan Bannings keluar dari White House dengan selamat dan bendera USA kembali dikibarkan.

Resensi Film Tentang Cinta Tanah Air


TANAH AIR BETA (2010)




Sutradara : Ari Sihasale
Produser  : Mildo Seran
                    Nia Zulkarnaen
Pemeran  : Alexandra Gottardo sebagai Tatiana
      Griffit Patricia sebagai Merry
      Ashrul Dahlan sebagai Abu Bakar
      Thessa Kaunang sebagai Cik Irene
      Lukman Sardi sebagai Lukman


Tahun 1998. Timor-Timur berpisah dari Indonesia, membuat perpisahan harus terjadi. Banyak keluarga yang mendapatkan konflik internal antara tetap berada di Indonesia, yakni di Kupang atau memutuskan berpindah ke Timor Timur. Sebuah keluarga yang ayahnya sudah wafat adalah salah satu keluarga yang menerima konflik tersebut.
Merry memutuskan untuk memilih tetap berada di Indonesia dan bersekolah di sekolah kecil yang berguru ibunya, Tatiana. Mereka berdua berpisah dengan kakak Merry, Mauro yang memilih tinggal di Timor Timur bersama pamannya. Dirumah mereka, mereka berteman dengan pemilik toko kelontong; Koh Ipin dan Cik Irene.
Disekolah, Merry adalah korban kejahilan teman sebayanya, Carlo yang sebenarnya hanya menginginkan seorang adik. Ia dirawat oleh seorang keturunan Arab bernama Abu Bakar yang juga bersahabat dengan Tatiana setelah Ibu Carlo meninggal. Tatiana rajin pergi ke pengungsian untuk bertemu seorang relawan bernama Lukman untuk mencari tahu info mengenai Mauro.
Di antara potret sosial tentang kehidupan di pengungsian itu, Merry menduga ibunya sakit keras karena terbatuk-batuk. Dokter puskesmas kenalan Tatiana dan Merry, Dr. Joseph  diminta Merry untuk memeriksa Tatiana. Tatianapun diperiksa oleh Dr. Joseph, dan dibantu oleh Abu Bakar. Tatiana diceritakan oleh Abu Bakar mengenai berita yang disampaikan Lukman tentang Mauro beberapa hari yang lalu yang membuat Merry gembira karena menduga Mauro akan ke tempatnya. Ternyata Mauro yang berada disana tidak menyukai ibunya yang tidak pernah menengoknya, padahal itu semua adalah salah kaprah karena waktu tiba Mauro dan Tatiana selalu tidak sama. Maka, Mauro hanya meminta Merrylah yang bertemu dengannya.
Hal yang diceritakan di puskesmas itu didengar oleh Merry yang ingin menjenguk ibunya, Merrypun bertekad pergi ke perbatasan sendirian dengan uang tabungannya. Cik Irene berbaik hati memberikan bekal untuk Merry. Merrypun pergi sendiri dengan menggunakan bus hingga sampai ke terminal terdekat dengan perbatasan (yang juga masih sangat jauh dari perbatasan). Bertanya kepada seorang sopir, ia mengetahui jalan ke perbatasan dan nekat berjalan kaki.

Abu Bakar dan Tatiana yang baru saja pulang, mengetahui Merry sudah tidak ada. Tatianapun menduga Merry mendengar pembicaraannya dengan Abu Bakar. Abu Bakarpun segera menyuruh Carlo untuk mencari Merry. Carlo sampai ke terminal terakhir dan mendapat info dari sopir yang ditanyai Merry. Carlo juga berjalan kaki, tapi ia beruntung menemukan mobil pengangkut. Iapun ikut dan berhasil menemukan Merry dijalan. Segera setelah ditinggal oleh mobil pengangkut, Merry pingsan. Merrypun dibawa ke puskesmas terdekat dan cukup sehat untuk melanjutkan perjalanan.


Perjalanan yang mereka lalui tidak mudah karena sedikitnya kendaraan yang lewat. Usaha yang ulet membuat mereka sampai di perbatasan. Mereka bertemu Lukman, Merry menunjukkan foto keluarganya dan hubungan darahnya denga Mauro dan Tatiana. Lukman mengatakan bahwa Mauro sudah sampai di perbatasan. Merry dan Carlo pergi ke perbatasan dimana keluarga yang berpisah saling bertemu. Disana, lewat lagu Kasih Ibu, Merry bertemu dengan Mauro. Saat mereka tengah berangkulan, Merry meluruskan kesalah pahaman Mauro. Tepat saat itu, Tatiana dan Abu Bakar datang. Tatiana segera pergi ke Mauro dan Merry dan berpelukan.